Home » » Apple Rasa Ubuntu

Apple Rasa Ubuntu


Artikel ini berhubungan dengan artikel sebelumnya, yaitu MacBook Pro dengan Ubuntu 10.04 Live CD. Saya sudah menemukan dan mengunduh Mac OS X Tiger. Itupun lewat torrent dengan estimasi waktu sekitar seminggu selesai unduh. Namun, saya lupa kalau ekstensi file OS itu adalah toast. Ekstensi yang belum atau mungkin tidak akan dikenal oleh Nero Burning ROM.


Segera saya mencari solusi agar bisa dipindahkan ke dalam DVD dan bootable. Tetapi, sayang ujung-ujungnya Burn it on Mac. Akhirnya saya mengambil langkah dengan menginstal Ubuntu di MacBook Pro tersebut. Daripada pemiliknya menunggu lama. Sambil menunggu, saya merencanakan untuk mencari DVD Mac OS X di MTC Karebosi. Karena sang pemilik memberikan saya modal. Jadi, untuk sementara saya instalkan Ubuntu ke Harddrive si Apple. Agar tidak harus memasukkan CD Live Ubuntu untuk menggunakannya.


CD Ubuntu saya masukkan ke CD-ROM laptop itu, yang berbeda dengan laptop lain dimana CD dimasukkan kedalam lubang. Nyalakan si Apple sambil menekan tombol C  agar boot dari CD. Untuk tutorial lebih lengkap, silahkan kunjungi blog ini .



Setelah selesai instalasi Ubuntu, sekarang saya menghadapi persoalan WLAN/Airport driver dari MacBook Pro ini. Perangkat kerasnya tak dikenali. Untuk itu, saya mulai melakukan pencarian melalui Google. Alhamdulillah, saya menemukan solusi yang benar-benar solusi. Mengapa ? Solusi yang disediakan oleh situs resmi Ubuntu. Bisa anda buka di situs ini .



Saya pun mengikuti petunjuk dari situs tersebut. Mulai dari mengecek jenis MacBook yang dipergunakan (Determine your hardware revision). Dan hasilnya, Macbook 4,1. Maka saya memilih link yang sesuai dengan jenis Macbook dan Ubuntu yang saya instalkan. Tampillah beberapa solusi yang berhubungan dengan laptop yang saya perbaiki. Langsung saya fokus pada Airport, yaitu WLAN pada MacBook yang merupakan inti dari persoalan selain Mac OS X yang belum saya dapatkan.


Setelah mengikuti petunjuk ini, akhirnya si Apple bisa koneksi menggunakan wifi. Untuk mencobanya, saya bersegera menuju Cafe 26. Connection EstablishedJadilah Apple rasa Ubuntu. Apple Outside, Ubuntu Inside.

0 comment:

Posting Komentar