Home » » Governor

Governor


Governor selalu berperan dan mengendalikan out put mesin. Jika terjadi dalam perubahan yang diinginkan maka governor akan segera bertindak mengatur suplay untuk mengendalikan out put. Jadi gobernor merupakan suatu alat kontrol otomatis, governor berperan mengatur kecepatan rata-rata mesin untuk penggerak mula, apabila terjadi variasi kecepatan akibat fluktuasi beban. Jika beban motor meningkat, kecepatan motor pun menurun dan wujud governor akan bertambah dengan perubahan sehingga menggerakkan katup untuk memperbanyak suplay fluida kerja untuk mengimbangi kenaikan beban motor. Jadi governor secara otomatis mengendalikan suplay ke motor bila beban berubah dan mempertahankan kecepatan rata-ratanya, di dalam batas tertentu.



Governor diklasifikasikan menurut posisi massa yang berputar dan cara, pemasangannya pada penggerak mula.

1. Fly wheel Governor

Grafity Load :
  • Weat
  • Porter
  • Proell
Spring Governor :
  • Hartnell
  • Hortung
2. Shaft Governor
  • Centrifugal governor
  • Inersia governor
Pada gambar di bawah ini diperlihatkan jenis governor yang digunakan oleh James Watt pada tahun 1764 untuk mengontrol kecepatan mesinnya. Dua buah massa berputar A1 dan A2 digantung oleh hirks A1B1 dan A2B2 dari ujung atas spindle yang berputar pada sumbu yang vertikal.
Dengan hirkes lainnya A1C1 dan A2C2 menghubungkan massa bola ke slongsong D yang dapat naik turun pada spindle. Engsel B1 dan B2 memungkinkan bola yang berputar dapat bergerak keluar dan ke dalam busur selinder. Posisi slongsong D pada spindle akan bergantung pada radius perputaran lintasan bola slongsong D dihubungkan dengan engkol yang berengsel di C dan batang H ke throttle valve yang di pasang di dalam pipa pengatur uap ke motor dan mengatur penyaluran uap. Spindel governor menerima gerak dari poros motor melalui sabuk beserta rodanya sepasang roda tirusnya.

Aksi gaya sentrifugal, berat bola-bola dan links akan mengangkat bola-bola pada radius tertentu yang besarnya tergantung pada kecepatan motor. Bila kecepatan anguler spindle governor meningkat, maka gaya-gaya sentrifugal bola-bola menyebabkan bergeser keluar sehingga mengangkat slongsong D dengan perantaraan hirks sebelah bawah. Jika beban penggerak mula dikurangi, kecepatan akan naik, radius lintasan bola akan membesar dan slongsong akan terangkat. Gerakan ke atas slongsong memperkecip pembukaan katup dan gerakan ke bawah slongsong akan memperbesar pembukaan katup.

Bila slongsong berada di posisi paling atas, katup akan tertutup rapat. Sebaliknya bila slongsong berada di posisi paling bawah, katup akan terbuka selebar-lebarnya. Posisi tertinggi dan terendah slongsong, juga jarak perpindahan total slongsong pada umumnya dibatasi oleh dua pembatas. Besar radius lintasan bola selalu bersesuaian dengan kecepatan rotasi tertentu, sehingga motor yang dikontrol governor dapat dibatasi kecepatannya di dalam suatu range tertentu, yang diatur oleh gerak slongsong naik turun di antara dua pembatasnya.

Agar governor dapat berfungsi dengan baik sesuai dengan yang diinginkan maka perlu diperhatikan:
a) Cara perawatan dan pemeliharaannya
b) Cara penyetelan dan prosedur penyetelan
c) System pengatur governor

Karakteristik utama yang menentukan derajat dan pengendalian governor dari mesin
a) Penurunan kecepatan
b) Pengaturan isokhoren
c) Kecepatan
d) Kestabilan sebagai presentase
e) Ayunan (hunting)
f) Ketangkasan (promptness)
g) Daya dari governor

0 comment:

Posting Komentar