Home » » [Tanya-Jawab] Perawatan Mesin

[Tanya-Jawab] Perawatan Mesin


1. Apa yang dimaksud dengan Maintenance Management ? Jelaskan !
Jawab:
Maintenance management adalah pengurusan semua kegiatan yang diperlukan untuk memelihara gedung pabrik, perlengkapan proses, perlengkapan handling, dan peralatan-peralatan lain dalam kondisi yang memuaskan, selaras dengan standar tertentu yang telah digariskan oleh pimpinan perusahaan.

2. Apa tujuan dari perawatan mesin ? Jelaskan !
Jawab:
Tujuan dari perawatan mesin yaitu :
- Menjaga dan menaikkan daya guna dari mesin, sambil menurunkan ongkos buruh langsung perunit output yang diperlukan sekurang-kurangnya untuk dapat dibelikan perlengkapan pemeliharaan yang dibutuhkan.
- Membantu pimpinan produksi, yaitu dengan memperkecil waktu pengangguran dari mesin dan perlengkapan pemeliharaan karena adanya kerusakan.
- Mencegah dan memperbaiki kerusakan selama operasi dengan menganalisa secara baik fasilitas produksi.
- Pemeriksaan kondisi-kondisi yang jelek, yang tidak hanya menurunkan ongkos perbaikan, tetapi juga memelihara efisiensi pengerjaan dari mesin baik kualitas maupun kuantitas.
- Memperkecil biaya pelayanan terhadap listrik, air, gas, dll dengan jalan pemeliharaan kontinue.
- Spesialisasi dari kerja pemeliharaan.
- Merencanakan operasi-operasi dari pemeliharaan.



3. Berikan pembagian dari perawatan mesin dan berikan contoh !
Jawab:
Perawatan mesin dibagi menjadi dua yaitu :
1. Pemeliharaan perbaikan
Pemeliharaan perbaikan meliputi kegiatan elektris, mekanis, dan lain-lain.
Yang diperlukan untuk membongkar perlengkapan, mencari dan mengganti part-part yang rusak, memasang kembali perlengkapan dan kemudian memeriksa kembali agar dapat berfungsi secara normal kembali.
Pemeliharaan perbaikan dapat dibagi menjadi :
a. Perbaikan minor
Adalah perbaikan yang hanya memerlukan beberapa menit saja, dan biasanya jumlah kegiatan cukup banyak dan mudah diramalkan.
b. Perbaikan mayor
Adalah perbaikan yang memerlukan waktu beberapa hari atau beberapa jam seperti pembongkaran, penggantian part, pemasangan dan penyetelan perlengkapan.
2. Pemeliharaan pencegahan
Beberapa kegiatan-kegiatan yang menyangkut inspeksi, penyesuaian pelayanan, penggantian yang bersifat rutin dan terencana untuk mempertahankan kontuinitas dari operasi.
Pemeliharaan pencegahan dapat dibagi menjadi tiga kelas aktivitas sbb :
- Inspeksi, mempunyai fungsi sbb :
  • Memeriksa secara periodik agar mesin-mesin dan peralatan dapat beroperasi secara secara efisien
  • Menentukan peralatan-peralatan mana yang memerlukan perhatian khusus
  • Menentukan apakah perbaikan atau pembongkaran mesin dilakukan di tempat atau harus berpindah
  • Memeriksa pesanan-pesanan keperluan bagian pemeliharaan
  • Mengontrol kualitas pekerjaan dan orang-orang di bagian pemeliharaan sendiri.
- Pemeliharaan rutin dapat dibagi menjadi :
  • Mengencamgkan
  • Melumasi
- Pelayanan pabrik dapat dibagi menjadi :
  • Pengecatan
  • Menyapu
  • Perbaikan

4. Apa siasat dari perawatan mesin?
Jawab:
Sesuai dengan fungsinya maka siasat dari Departemen Pemeliharaan yaitu :
Memelihara semua fasilitas produksi dan fasilitas-fasilitas lainnya maka Departemen Pemeliharaan harus punya perencanaan siasat tertentu yang ada hubungannya dengan pemeliharaan, agar tujuan diadakannya pemeliharaan itu tercapai. Untuk mencapai tujuan dari pemeliharaan itu maka top management perlu memperhatikan beberapa siasat tertentu yaitu :

  • Menentukan apakah departemen pemeliharaan merupakan suatu bagian tersendiri atau merupakan bagian dari departemen produksi.
  • Menentukan apakah tugas perbaikan yang diakibatkan karena terjadinya kerusakan berat akan dikontrakkan ke luar pabrik atau tidak.
  • Sistem peremajaan mesin-mesin. Apakah peremajaan akan dilakukan satu persatu setiap terjadi satu mesin yang sudah tidak dapat berfungsi secara baik atau sejumlah mesin tertentu dalam periode waktu yang telah direncanakan, atau secara keseluruhan jika tidak dipandang sudah tidak efisien lagi.

5. Bagaimana menentukan organisasi maintenance dalam pabrik ? Jelaskan !
Jawab:
Banyak faktor yang menentukan bentuk dari struktur organisasi pemeliharaan dari masing-masing industri, akan tetapi yang jelas bahwa dasar penyusunan yang mantap adalah dengan ongkos yang lebih rendah serta produktivitas yang tinggi. Adapun faktor -faktor yang menentukan tersebut antara lain :
a. Jenis operasi dari masing-masing organisasi industri .
b. Kontuinitas operasi.
Telah sama-sama kita ketahui bahwa keausan bagian-bagian mesin serta perlengkapan akan sangat dipengaruhi oleh jumlah jam pemakaian mesin serta perlangkapan.
c. Besar pabrik.
Sudah tentu dalam industri-industri yang sejenispun mungkin berbeda tentang struktur organisasinya, mengingat banyaknya serta tipe dari mesin-mesin dan perlengkapan yang dipergunakan.
d. Ruang lingkup dari bagian pemeliharaan harus sesuai dengan siasat yang telah ditetapkan.
e. Tingkat kecakapan, latihan serta kepercayaan diri tenaga kerjanya.

7. Apa maksudnya, overmaintaining dan under maintening !
Jawab:
Pada undermaintening jumlah anggaran biaya pemeliharaan di bawah jumlah yang diperlukan. Apabila siasat ini yang dipilih, maka pimpinan akan menanggung resiko terjadinya break down mesin, yang dapat mengakibatkan kerugian produksi atau kekurangan perlengkapan handling. Sedangkan pada kebijaksanaan overmaitening yang dipilih yaitu pemeliharaan secara berlebih-lebihan, maka ongkos total pemeliharaan akan lebih besar daripada keperluan sebenarnya.

8. Apa fungsi minyak pelumas (Lubrication Oil) ? Jelaskan !
Jawab :
Fungsi suatu bahan pelumas adalah untuk memisahkan kedua permukaan antara satu dengan yang lain dan dengan demikian mengurangi halangan mekanis dan atraksi molekuler.

9. Bagaimana prinsip kerja dari minyak pelumas pada suatu poros dan bantalan ?
Jawab :
Prinsip kerjanya ialah pada saat berhenti maka pada A terdapat titik kontak antara poros dan bearing (Gambar. II-2a). Pada saat proses mulai berputar maka poros itu dapat bergerak sedikit ke atas (sehingga ada satu clearance) lalu dapat berputar diatas satu lapisan minyak (Gambar. II-2b). Lapisan ini semakin bertambah tebal dengan pemompaan minyak yang semakin cepat dan dengan demikian terjadi pemisahan yang jelas antar permukaan poros dan bearing. Dalam keadaan demikian Gambar. II-2c, maka dikatakan poros dan bearing berada dalam daerah pelumasan sempurna (perfect, film atau complete lubrication). Dalam daerah ini tidak terjadi lagi kontak antara logam dengan logam, yang sering pula dikatakan gesekan hidrodinamis.

10. Bagaimana membedakan minyak pelumas yang satu dengan yang lain !
Jawab :
Bahan dasar untuk bahan-bahan pelumas terdiri dari 2 macam yaitu :
Fixed Oils, berasal dari tumbuh-tumbuhan atau hewan.
Pada umumnya fixed oils sudah terdesak oleh mineral oils karena harganya lebih murah. Fixed oils mempunyai sifat-sifat pelumasan yang lebih baik, hanya terkadang kurang stabil (chemical) dan mempunyai tendensi untuk membentuk “CUM”
Mineral Oils, merupakan derivat-derivat dari petroleum.
Minyak-minyak mineral terbentuk dari molekul-molekul besar dengan struktur yang kurang jelas sehingga komposisi suatu minyak mineral dinyatakan dalam persen (%) konstituennya.

11. Apa maksud minyak pelumas SAE 10 W ?
Jawab :
Suatu minyak pelumas yang mempunyai indeks viskositas yang rendah, yang untuk memperoleh konsumsi minyak yang paling ekonomis, hal ini dimaksudkan untuk menghindari beban-beban berat pada kecepatan rendah dengan mengoper versnelling pada yang lebih rendah.

12. Apa itu kalibrasi ?
Jawab :
Kalibrasi adalah kegiatan secara periodik yang dilaksanakan untuk menjamin ketelitian dari suatu alat atau instrumen yang dikatakan bagaimanapun sempurnanya ,apabila telah dipakai ,maka setelah beberapa waktu perlu diragukan tentang penunjukannya ,terutama peralatan yang digunakan terus menerus secara intensif.

13. Apa itu re-kalibrasi ?
Jawab :
Re-kalibrasi adalah mengkalibrasi ulang artimya bahwa peralatan yang berhubungan dengan produksi maupun pemakaian bahan lebih sering dikalibrasi .Hal ini dimaksudkan untuk lebih menjamin agar hal yang dihitung berdasarkan penunjukan alat itu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

14. Apa itu reliability ?
Jawab :
kemungkinan kemampuan suatu alat ( instrumen ) untuk dapat melakukan suatu kerja yang diharapkan pd suatu waktu tertentu.

15. Apa fungsi dari instrumen ?
Jawab :
Instrumen merupakan suatu alat penolong ( tools ) yang berfungsi untuk mencapai hasil yang diinginkan .

16. Cara pemeliharaan instrumen ?
Jawab :
Pemeliharaan instrumen dibagi dalam dua kategori :
a. skedule maintenance ( preventive )
b. break down maintenance
Dalam kategori skedule maintenance diusahakan memperpanjang usefull life ( masa penggunaan dari alat walaupun tidak dijamin 100% terhindarnya dari kerusakan .Penentuan ini sebenarnya tidak dapat dibuat secara umum karena banyak faktor yang harus dipertimbangkan .Dasar rencana skedule maintenance dapat dibagi dua yaitu :

-pemeliharaan sederhana ( minor maintenance )
-pemeliharaan besar ( mayor maintenance )

Yang termasuk dalam pemeliharaan sederhana ini adalah perbaikan yang dilakukan agar alat-alat tersebut tetap bekerja baik antara lain :

-memberi minyak pelumas pada bagian-bagian mekanis
-pembersihan dari debu .
-pengecekan kerja terhadap drift,battery,zero zetting dll.

Dari data-data minor maintenance ini dan hasil pencatatan sebenarnya dapat diambil derajat kemungkinan tertentu terhadap alat tersebut sebelum terjadi break down.

17. Sampai kapan mesin itu perlu ganti ?
Jawab :
Mesin itu perlu diganti apabila kita sudah mengetahui berapa besarnya kemungkinan umur tersebut ,agar tidak gagal 99%.Untuk memudahkan maka terlebih dahulu digambarkan kurva kematian mesin terhadap waktu ,lalu kemudian distribusi umurnya ,kemudian dibandingkan antara satu dengan yang lain .Untuk mendapatkan data-data tersebut dapat diperoleh dari pabrik atau dari pengalaman-pengalaman yang telah diperoleh .Penggantian dari mesin dapat diputuskan dengan melihat ongkos pemeliharaan yang telah dikeluarkan.

18. Apa yang dimaksud dengan maintenance karyawan ?
Jawab :
Maintenance karyawan adalah pengurusan suatu tenaga skill ,dimana ahli instrumen harus memiliki prinsip-prinsip instrumen mekanis dan elektris ,teknik pengukuran ,teknik pengaturan,start up ,optimalisasi pengetahuan hard-ware instrumentasi ,alat-alat pembantu,dapat menggunakan peralatan reparasi,teknik-teknik trouble shooting,bahasa inggris pasif yang baik .

1 comment:

Poskan Komentar